Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk Dunia Pendidikan di Indonesia
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk Dunia Pendidikan di Indonesia

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk Dunia Pendidikan di Indonesia

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) sudah mulai dilaksakan, setelah pada tahun yang lalu diluncurkan program Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

Seperti yang kita ketahui, program AKM seharusnya dilakukan pada tahun 2020, namun di beberapa daerah tidak dapat melaksanakan karena terkendala masalah infrastruktur dan lain sebagainya.

Pada tahun ini Asesmen Nasional Berbasis Komputer berhasil dilaksanakan dengan moda semi offline dan online. ANBK tidak jauh berbeda dengan program Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Namun pada ANBK tahun ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melakukan moda ujian full online. Hal tersebut bertujuan untuk membantu pihak sekolah agar tidak perlu menyediakan server dengan spek tertentu ketika melaksanakan asesmen nasional.

 

Apa itu Asesmen Nasional Berbasis Komputer ?

Asesmen Nasional Berbasis Komputer adalah program dari Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk penilaian mutu sekolah atau madrasah, serta program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.

READ  Sapphire Rapids dengan 64 GB HBM2e, Ponte Vecchio dengan 408 MB L2 Cache

Penilaian mutu satuan pendidikan atas dasar hasil belajar murid yang mendasar (numerasi, literasi, dan karakter), iklim satuan pendidikan yang mendukung proses pembelajaran, serta kualitas dari proses belajar-mengajar.

Berbagai macam informasi tersebut didapatkan dari 3 instrumen utama, antara lain:

  • Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
  • Survei Lingkungan Belajar
  • Survei Karakter

 

Asesmen Nasional Berbasis Komputer sangat perlu untuk dilaksanakan guna meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Indonesia.

Program ANBK telah dirancang untuk menghasilkan informasi yang tepat dan akurat. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa didik atau murid.

 

Baca Juga: Menggunakan Asuransi Kendaraan dengan Tepat dan Optimal

 

Apa Maksud dan Tujuan Asesmen Nasional Berbasis Komputer ?

Tujuan Asesmen Nasional Berbasis Komputer adalah untuk memperlihatkan apa yang seharusnya menjadi tujuan pokok atau tujuan utama dari satuan pendidikan, yaitu pengembangan karakter murid serta pengembangan kompetensi.

READ  Laptop Terbaik Tahun 2022

ANBK juga dapat memberi gambaran yang efektif mengenai karakteristik esensial dari satuan pendidikan dalam mencapai tujuan pokok tersebut.

Hal tersebut diharapkan bisa memacu Dinas Pendidikan serta satuan pendidikan untuk benar-benar fokus pada perbaikan mutu pembelajaran dengan mengerahkan sumber daya yang ada.

Asesmen Nasional Berbasis Komputer akan menghasilkan informasi untuk memonitor atau memantau:

  • Perkembangan mutu pendidikan dari masa ke masa
  • Kesenjangan antar bagian yang terdapat dalam sistem pendidikan di Indonesia. Misalnya kesenjangan sosial ekonomi antar kelompok pada satuan pendidikan, kesenjangan antar daerah, kesenjangan antara satuan pendidikan swasta dan negeri pada suatu daerah, dan kesenjangan yang terjadi antar kelompok atas dasar atribut tertentu.

 

Baca Juga: Aplikasi Edit Foto Android Terbaik dan Terlengkap

 

Setelah kita mengetahui pengertian Asesmen Nasional Berbasis Komputer dan tujuannya, maka bagi sekolah-sekolah di seluruh wilayah Indonesia harus melaksanakannya.

READ  SoC Supercharged Supercharged dengan Teknologi 4nm

Pelaksanaan Asesmen Nasional bagi sekolah bukan merupakan ajang untuk coba-coba. Dibutuhkan persiapan sebaik-baiknya dan kesiapan mental murid yang saat ini baru saja memulai proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMP).

Semantara itu, yang menjadi sampling program ini adalah murid-murid yang tersebar di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Penentuan sampling peserta Asesmen Nasional Berbasis Komputer ditentukan secara random oleh sistem sehingga bisa mewakili kapasitas seluruh murid. Oleh karena itu pihak sekolah harus menjadi fasilitator agar mental murid menjadi kuat. Ini sangat penting mengingat kekuatan mental murid berbeda-beda dalam menghadapi ANBK. Jika mental siswa sudah kuat, diharapkan akan mampu menghadapi asesmen nasional, sehingga kegiatan ANBK dapat dilaksanakan dengan sukses.

 

Lihat Juga: HP Android Anti Air dan Tahan Debu Termurah

 

Demikian tadi ulasan kami tentang Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk Dunia Pendidikan di Indonesia. Tentunya kita sangat berharap agar ANBK dapat dilaksanakan dengan baik di setiap sekolah.

Periksa Juga

Tidak Aman untuk Warhammer … Temui Slanish di Bagian 3 Seri

Khorne telah menerima pembaruan berdarah … Takut Creative Assembly secara bertahap mengungkapkan penggoda konten untuk …

Tidak ada Komentar